29.11.21


Kadang manusia itu menjalani hidup tapi sering lupa bahwa butuh memiliki mimpi, supaya lebih bersemangat mencapai suatu tujuan. Mimpi memang nggak selalu dikabulkan dan ada juga yang lama baru di capai. It worth to wait.

Sama seperti gue dulu punya mimpi pribadi. Itu nggak segera tercapai. Liku-likunya banyak dengan berbagai ups and down. Tapi akhirnya tercapai juga di waktu yang tepat.

Semua selalu bermula dari mimpi. 

Karena dengan mimpi segala sesuatu mulai bisa dibayangkan. Kemudian di breakdown apa saja langkah untuk menuju kesana. 

Misal, bagaimana mungkin gue memiliki rumah yang ideal kalau tidak bisa membayangkan rumahnya bakal seperti apa? Mengejar target lebih mudah bila ada gambaran kepuasan apa saja yang didapat saat itu tercapai.

Ada kalanya gue lupa untuk bermimpi. Yaitu saat semua terasa sudah dicapai. Ya mau apalagi? Akhirnya produktivitas dan semangat jadi turun. Ternyata gue butuh punya mimpi. Karena kalau nggak punya orang lain yang akan memaksakan mimpinya ke gue.

Jadi mari menghitung satu persatu apa saja mimpi yang ingin dicapai. Nggak harus jangka panjang, jangka pendek saja. Receh juga nggak apa-apa. Misal,  gue bermimpi bisa makin banyak menulis disini. 😡 

So what's your dream?

Image : pixabay.com


8 komentar

Betul banget, semua berawal dari mimpi dan mimpi harus dilakukan oleh siapa pun. Karena semakin bertambahnya usia, terkadang aku lupa mimpi itu nggak hanya berlaku buat anak-anak, tapi juga buat diriku sendiri (:

Thank you so much for this heartwarming reminder. Salam kenal ya, btw! Senang bisa berkunjung ke sini 😊

REPLY

Hola! Salam kenal ^^

Betul.. harus punya mimpi, tujuan yang ingin dicapai supaya ga hilang arah atau malah hidup stagnan apalagi let it flow doang gitu yak... Setuju juga sama komennya ci Jane, semakin bertambah umur kadang lupa untuk bermimpi... Jadi enggan untuk menggapai sesuatu... Padahal harusnya malah tetap bermimpi dan kejar mimpi itu yaa...

REPLY

Hi, kunjungan balik, salam kenal mba Arian 😁

Saya suka banget post ini, semoga mba Arian bisa semakin rajin update seperti mimpi yang mba tuliskan, yah. Bicara soal mimpi, saya setuju kalau kita sebisa mungkin punya mimpi, agar hidup ada tujuannya, sebab kalau nggak punya mimpi, goals, tujuan, etc, entah kenapa hidup jadi terasa flat dan nggak jelas arah πŸ™ˆ (based on pengalaman)

So yes, saya setuju, nggak peduli umur sudah tua, yuk kita ukir mimpi kita 😍

REPLY

Betuuuuuul. Mungkin kalo aku ga bermimpi utk bisa traveling keliling dunia, aku ga bakal pernah nginjakinbkaki ke negara2 manapun 😁. Aku bisa sampai Korea Utara yg terkenal seram, itu juga Krn mimpi awalnya. Dari dulu aku pengin bisa ke negara2 yg unik, beda dari lainnya, dan Korut dulu kayak jauh banget dari jangkauan. Apalagi pas baca tiket kesana sampe USD 4000. Tapi toh akhirnya terkabul.

Kalo ga punya mimpi, ga ada target yg mau dicapai, hidup kayak tanpa arah sih. Ga tau kerja kerasnya itu buat apa. Tapi Krn aku punya target, punya impian, aku tahu apa yg sbnrnya mau aku capai 😊

REPLY

@ci Jane

Banyak juga mothers yang memimpikan apa yang akan dicapai anak-anaknya selain mimpi untuk diri sendiri.

Your welcome, salam kenal juga xie xie kunjungannya ci Jane.

REPLY

@Furisukabo-san.

Stagnan mungkin kata yang tepat ya.πŸ˜‰Sebetulnya banyak juga yang hidupnya seakan let it flow tapi sebetulnya punya mimpi, misal bisa makan enak hari ini. Nggak kelihatan saja.😊

Doumo arigatou, sudah mampirπŸ˜‰

REPLY

@mbak Creameno

Salam kenal juga.πŸ˜‰ Terima kasih. Betul, kalau memang belum ada mimpi nggak apa2 yang jangka pendek saja dulu.

Setuju, dream on till the day we die.😊

REPLY

@mbak Fanny

Keren bisa capai mimpi keliling dunia..sampai Korut pula. Jangan2 yang belum ke kutub utara dan selatan.πŸ™‚

Sukses terus tercapai targetnya. πŸ˜‰

REPLY

Dream Catcher 2021 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates